Image and video hosting by TinyPic
Results for Berita Bola

frustasi banget sepertinya ya ? sampai gantung diri

October 07, 2019
Innalillahi Wa innailahi rojiun
Entah bisikan apa yang membuat Abdul Madjid Aziz (63) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis.

Tubuhnya ditemukan tergantung pada dahan pohon rambutan di samping rumah kosong. Tidak jauh dari rumahnya. Lehernya terjerat tali tambang.Korban adalah warga RT 02/ RW 01, Desa Pacor, Kecamatan Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah.

Kapolsek Kutoarjo, AKP Markotib mengatakan, tali tambang itu diikatkan pada pohon rambutan. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di lokasi.
.
Istri korban, Painah (60) mengatakan, sebelum ditemukan tewas gantung diri, Madjid masih sempat nonton bola di televisi hingga dini hari.

"Tadi malam sekitar jam 02.00 juga masih nonton sepak bola," kata Painah.

Diketahui pada Minggu tengah malam berlangsung pertandingan sepak bola Liga Inggris antara tuan rumah Newcastle United melawan Manchester United.

Hasilnya, Manchester United dipaksa menyerah dengan skor 0-1. Gol semata wayang tuan rumah dicetak Matthew Longstaff pada menit 72'.

"Kami nggak tahu penyebabnya karena bapak itu pendiam gak pernah cerita kalau ada apa-apa," tutur Painah seperti dikutip dari Detikcom.

Dia juga mengatakan, sejauh ini tidak ada masalah dalam keluarga. Hanya beberapa hari ini korban sakit batuk-batuk.Ambil Hikmahnya ya gaess
frustasi banget sepertinya ya ? sampai gantung diri frustasi banget sepertinya ya ? sampai gantung diri Reviewed by Amelia on October 07, 2019 Rating: 5

Merasa Salah, Messi Masih Terngiang Kekalahan dari Liverpool

May 25, 2019


Jakarta, ARTIS4D -- Lionel Messi mengaku masih terngiang dengan kekalahan dari Liverpool pada babak semifinal Liga Champions dan merasa bersalah jelang menjalani laga pamungkas musim ini di ajang final Copa del Rey melawan Valencia, Minggu (26/5) dini hari.

Megabintang sepak bola 31 tahun itu mengaku kekalahan dari Liverpool begitu berat terasa, bahkan melebihi kepahitan yang dirasakan saat Argentina kalah di final Piala Dunia 2014.

Dalam konferensi pers pertama selama empat tahun, Messi memohon maaf kepada suporter atas kekalahan 0-4 pada leg kedua semifinal Liga Champions yang membuat kemenangan 3-0 pada leg pertama menjadi tak berarti. TOGEL ONLINE


"Kami mendapat pukulan besar di Anfield, saya dan semua pemain di ruang ganti merasakannya. Sulit untuk bangkit kembali. Saya pikir Anda melihatnya ketika kami kembali bermain [melawan Getafe]," terang Messi dikutip dari ESPN.

"Hal tersebut sangat disesalkan dan meninggalkan noda besar [pada musim ini]. Itu bisa terjadi sekali [melawan Roma tahun lalu]. tapi itu seharusnya tidak terulang lagi secara beruntun, tidak ketika Anda memiliki kesempatan menuju final Eropa," sambung Messi.

Kekalahan dari Liverpool tidak membuat Messi menuding pelatih Ernesto Valverde sebagai biang masalah. Alih-alih mencari kambing hitam, Messi justru menganggap semua pemain pantas bertanggung jawab atas kegagalan meraih gelar Eropa pada musim 2018/2019.

"Setelah [Liverpool] mencetak gol kedua, kami tidak mampu bersaing. Anda dapat membuat kesalahan di pertandingan mana saja, tetapi kami tidak bisa tidak bersaing. Tidak ada yang seharusnya mengalahkan kami dalam menyikapi persaingan," kata Messi.

"Saya melihat banyak yang mengkritik manajer, tetapi sejujurnya saya pikir dia telah melakukan tugas yang impresif sejak berada di sini. Dia disalahkan atas kekalahan melawan Liverpool. Kami, sebagai pemain, adalah yang seharusnya disalahkan. Kami tidak bisa membiarkan apa yang terjadi setahun sebelumnya melawan Roma kembali terjadi," tukasnya. SPORTSBOOK ONLINE


Merasa Salah, Messi Masih Terngiang Kekalahan dari Liverpool Merasa Salah, Messi Masih Terngiang Kekalahan dari Liverpool Reviewed by anita wijaya on May 25, 2019 Rating: 5

PREDIKSI SEPAK BOLA 29 - 30 MARET 2019

April 29, 2019

PREDIKSI SEPAK BOLA 29 - 30 MARET 2019
PREDIKSI SEPAK BOLA 29 - 30 MARET 2019 PREDIKSI SEPAK BOLA 29 - 30 MARET 2019 Reviewed by anita wijaya on April 29, 2019 Rating: 5

Masalah Utama Man United: Pemain Tak Percaya Pelatih

April 25, 2019

Jakarta, Indonesia -- Kepercayaan menjadi barang mahal di Manchester United. Sejak berakhirnya era Sir Alex Ferguson pada 2013, hampir tidak ada manajer yang mendapat kepercayaan penuh dari pemain di Old Trafford. BERITA BOLA

Sudah lima manajer yang dipilih manajemen Man United sejak Ferguson memutuskan pensiun pada Mei 2013. Kelima manajer itu adalah David Moyes, Ryan Giggs (caretaker), Louis van Gaal, Jose Mourinho, dan kini Ole Gunnar Solskjaer.

Di antara lima pemain di atas, hanya Giggs yang tidak pernah bersitegang dengan pemain. Namun, status Giggs waktu itu hanyalah caretaker. Legenda Man United memimpin di empat pertandingan sepanjang April-Mei 2014 setelah Moyes dipecat. Manajemen Man United menganggap Giggs belum siap menjadi manajer permanen.

Moyes yang merupakan manajer pilihan Ferguson sempat bersitegang dengan sejumlah pemain senior, terutama Robin van Persie dan Ryan Giggs. Keduanya mempertanyakan strategi permainan yang digunakan pelatih asal Skotlandia itu yang dianggap terlalu bertahan dan monoton. Setelah sembilan bulan melatih di Old Trafford, Moyes dipecat setelah dianggap gagal.


Kepercayaan dari pemain juga menjadi barang mahal bagi Van Gaal ketika dua musim melatih Man United sepanjang Juli 2014 hingga Mei 2016. Sejumlah pemain Man United ketika itu yang dikabarkan bersitegang dengan Van Gaal adalah Rafael da Silva, Marcos Rojo, Marcus Rashford, Memphis Depay, dan Matteo Darmian. UPDATE BOLA

Rafael, yang dijual ke Olympique Lyon pada 2015, bahkan secara terang-terangan sempat cekcok dengan Van Gaal di ruang makan skuat Man United.

"Satu hari saya ada di kantin menunggu makanan. Saya memegang kepala saya yang cedera usai melawan Yeovil. Van Gaal kemudian memegang kepala saya dan bilang, 'Kenapa kamu tidak menghormati saya?'. Saya bilang saya selalu menghormatinya. Saya orang yang sabar, tapi ketika itu saya marah karena tidak melakukan kesalahan. Saya tidak tahan dengan Van Gaal," ujar Rafael kepada ESPN.

Mourinho Tak Bertahan

Mourinho yang menjadi manajer Man United sepanjang Mei 2016 hingga Desember 2018 juga tidak mampu bertahan lama. Padahal The Special One berstatus sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia saat ini dan memiliki karisma luar biasa. BETTING TOGEL

Namun, status hebat Mourinho juga tidak mampu membuat pelatih asal Portugal itu bertahan lama di Old Trafford. Mourinho hanya bertahan 2,5 tahun sebagai manajer Man United setelah bersitegang dengan sejumlah pemain bintang, mulai dari Paul Pogba, Anthony Martial dan Rashford.



Mourinho dan Pogba bahkan tertangkap kamera bersitegang saat menjalani latihan. Pogba dan Mourinho juga tertangkap kamera cekcok saat melawan Tottenham Hotspur pada Januari 2018. Ketika itu Pogba dikabarkan tidak mau menjalani perintah Mourinho dan kemudian diganti.

Setelah era Mourinho, Solskjaer sebenarnya sempat menikmati masa-masa indah di Old Trafford. Ketika masih berstatus sebagai interim, Solskjaer membawa Man United meraih 14 kemenangan, dua kali imbang dan hanya tiga kali kalah. Catatan itu membuat Solskjaer memiliki persentase kemenangan sebesar 73,7 persen. Namun, semuanya berubah sejak pelatih 46 tahun itu ditunjuk jadi manajer permanen. 

Man United kini sudah menelan lima kekalahan dari tujuh pertandingan sejak Solskjaer ditunjuk menjadi manajer permanen. Isu hubungan yang tidak harmonis antara pemain dengan Solskjaer pun bermunculan. BETTING BOLA

Solskjaer beberapa kali menyindir pemain bintang, termasuk Pogba dan Rashford, yang dianggap tidak mampu mengimbangi nama besar Man United. Solskjaer juga dikabarkan bersitegang dengan sejumlah pemain Spanyol, Juan Mata dan Ander Herrera, yang hingga kini berstatus cadangan.

"Ada sejumlah pemain yang melempar Jose Mourinho ke bawah bus [sengaja menjatuhkannya] dan mereka akan melakukan hal yang sama kepada Ole [Solskjaer]. Leopard tak akan pernah mengubah warna tutulnya. Ini tugas berat bagi Ole," ucap mantan kapten Man United Roy Keane melalui Sky Sports.

Masalah tidak memiliki kepercayaan terhadap pelatih akan terus membuat Man United kesulitan meraih prestasi. Masalah itu mungkin bisa teratasi jika Man United memiliki pemain senior dalam skuat yang bisa menyatukan para pemain untuk memberi kepercayaan kepada pelatih. ARTIS4D
Masalah Utama Man United: Pemain Tak Percaya Pelatih Masalah Utama Man United: Pemain Tak Percaya Pelatih Reviewed by anita wijaya on April 25, 2019 Rating: 5

Fakta Statistik: Man United Lebih 'Kotor' dari Man City

April 24, 2019

Jakarta,Indonesia -- Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer menuduh Manchester City sebagai tim yang kotor jelang Derby Manchester Liga Primer Inggris di Old Trafford, Rabu (24/4) dini hari WIB. Namun, statistik justru menyatakan yang sebaliknya.

Solskjaer terlibat perang urat saraf dengan manajer Man City Pep Guardiola jelang laga derby dini hari nanti. Pelatih asal Norwegia itu menuduh Man City akan menerapkan strategi kotor untuk mencegah Man United melakukan serangan balik pada laga di Old Trafford. BOLA UPDATE

"Mereka akan menghajar pergelangan kaki Anda dan menendang Anda. Mereka tak akan membiarkan kami melakukan serangan balik secara gampang karena bakal ada banyak pelanggaran. Saya yakin itu," ujar Solskjaer.


Guardiola terkejut dengan pernyataan Solskjaer. Pelatih asal Spanyol itu membantah Man City tim yang kotor dan menganggap Solskjaer hanya berusaha mempengaruhi wasit Andre Marriner jelang Derby Manchester. PERTANDINGAN BOLA


"Dengan rata-rata penguasaan bola 65-70 persen, bagaimana bisa kami melakukannya. Saya tidak pernah mempersiapkan pertandingan di sepuluh musim sebagai pelatih berpikir untuk bermain kotor," ujar Guardiola.

Pernyataan Solskjaer tidak sejalan dengan statistik permainan Man City musim ini. Dikutip dari Sky Sports, statistik permainan Man United justru lebih kotor daripada Man City di Liga Primer Inggris musim ini. BETTING ONLINE

Musim ini Man United sudah melakukan 201 pelanggaran dan mendapat 64 kartu kuning. Sementara Man City baru menerima 38 kartu kuning dan melakukan 172 pelanggaran. Man United berada di urutan kelima tim dengan koleksi kartu kuning terbanyak musim ini, sedangkan Man City di posisi 19 atau satu kuning lebih banyak daripada Liverpool di posisi terakhir.

Lebih lanjut Man United mengoleksi empat kartu merah musim ini, sedangkan Man City baru memiliki satu pemain yang mendapat kartu merah. Fabian Delph merupakan satu-satunya pemain Man City yang mendapat kartu merah musim ini saat melawan Leicester City, Desember 2018. (ART/IS4D)
Fakta Statistik: Man United Lebih 'Kotor' dari Man City Fakta Statistik: Man United Lebih 'Kotor' dari Man City Reviewed by anita wijaya on April 24, 2019 Rating: 5

Juventus Tak Mau Jual Dybala ke Manchester United

April 22, 2019
Juventus Tak Mau Jual Dybala ke Manchester United

Jakarta, Indonesia -- Juventus disebut tidak akan menjual Paulo Dybala ke Manchester United ataupun klub lainnya meskipun Dybala minim kesempatan bermain musim ini.

Kedatangan Ronaldo ke Turin di awal musim membuat menit bermain Dybala menipis. Dybala kesulitan beradaptasi dengan pola main Juventus dengan Ronaldo di dalamnya.

Alhasil, Dybala baru mencetak 10 gol di seluruh kompetisi musim ini, kalah jauh dibandingkan 26 gol yang dibukukannya musim lalu. BERITA BOLA


Rumor Dybala hengkang sudah mulai terdengar sejak pertengahan musim. Namun rumor itu bersaing dengan rumor kepergian Cristiano Ronaldo jika Juventus tidak berhasil jadi juara Liga Champions.


Kehadiran Cristiano Ronaldo jadi salah satu penyebab menurunnya performa Paulo Dybala.

Setelah Ronaldo memastikan bertahan di Juventus meski musim ini Bianconeri gagal di Eropa, Juventus sepertinya memilih langkah aman dengan langsung mengunci peluang Dybala untuk digoda klub lain. ARTIS4D

"Tentu saja Dybala akan bertahan. Dia adalah pemain Juventus dan tentu saja ia akan bertahan," kata Direktur Olahraga Juventus Fabio Paratici.

Dybala yang masih berusia 25 tahun merupakan salah satu pemain yang diminati banyak klub Eropa. Di Liga Inggris, Manchester United dan Liverpool disebut jadi klub yang berminat dengan Dybala.

Di Liga Spanyol, Dybala pernah dikabarkan jadi buruan Barcelona. Sedangkan di Liga Italia, Inter Milan dirumorkan terus mencari kesempatan untuk menggoda Dybala. BOLA UPDATE

Dybala yang bersinar bersama Palermo membuat Juventus berminat merekrutnya. Di Juventus, Dybala makin berkembang dan menjelma jadi salah satu bintang Liga Italia. Dybala diprediksi bakal jadi motor permainan Juventus sebelum akhirnya Ronaldo secara mengejutkan tiba di Bianconeri awal musim lalu. 
Juventus Tak Mau Jual Dybala ke Manchester United Juventus Tak Mau Jual Dybala ke Manchester United Reviewed by anita wijaya on April 22, 2019 Rating: 5

Fakta Istimewa Man City Jelang Hadapi Tottenham Hotspur

April 20, 2019
Fakta Istimewa Man City Jelang Hadapi Tottenham Hotspur

Jakarta, ARTIS4D -- Manchester City memiliki catatan cukup impresif jelang menghadapi Tottenham Hotspur di Stadion Etihad, Sabtu (20/4), dalam lanjutan laga Liga Inggris

Man City akan kembali menjamu Tottenham setelah laga kedua perempat final Liga Champions pada tengah pekan lalu. Kemenangan 4-3 The Citizens tidak berakhir dengan kelolosan anak asuh Pep Guardiola ke semifinal.

Justru keberhasilan Tottenham mencetak tiga gol membuat kesebelasan asal London itu berhak tampil pada laga perebutan tiket final.

Laga ke-34 Man City dan Tottenham akan menentukan langkah Sergio Aguero dalam perebutan gelar juara dengan Liverpool. CASINO LIVE


Fakta Istimewa Man City Jelang Hadapi Tottenham Hotspur


Poin penuh saat menjamu Tottenham akan berarti banyak bagi Man City yang saat ini tertinggal dua poin dari The Reds.

Ada beberapa fakta yang membuat Man City di atas angin jelang pertandingan menghadapi Tottenham, salah satunya adalah rekor pertemuan. Manchester biru selalu meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir atas Spurs.

Selain itu dalam delapan laga menghadapi Tottenham di Stadion Etihad, Man City meraih enam kemenangan, satu hasil imbang dan satu kali kalah. Dalam delapan laga tersebut, Man City mencetak 23 gol.

Dalam laga antara kesebelasan anggota 'big six', Man City adalah kesebelasan dengan poin terbanyak. Sang juara bertahan mengumpulkan 19 poin, sementara Tottenham hanya meraih tujuh poin.

Catatan buruk Mauricio Pochettino di Stadion Etihad juga membayangi lawatan Tottenham. Dalam lima laga di markas Man City, manajer asal Argentina itu hanya meraih satu kemenangan, sedangkan tiga laga lain berakhir kekalahan dan satu lainnya berkesudahan imbang. BOLA UPDATE
Fakta Istimewa Man City Jelang Hadapi Tottenham Hotspur Fakta Istimewa Man City Jelang Hadapi Tottenham Hotspur Reviewed by anita wijaya on April 20, 2019 Rating: 5

Top Skor Liga Europa: Giroud dan Incaran Madrid Bersaing

April 19, 2019
Top Skor Liga Europa: Giroud dan Incaran Madrid Bersaing

Jakarta, ARTIS4D Indonesia -- Penyerang Chelsea Olivier Giroud masih memimpin daftar top skor Liga Europadengan 10 gol, disusul penyerang muda Eintracht Frankfurt Luka Jovic.

Satu gol yang dibukukan Giroud pada laga melawan Slavia Praha pada leg kedua perempat final Liga Europa 2018/2019 memperkukuh posisi pemain asal Prancis itu di puncak daftar top skor kompetisi antarklub level kedua Eropa.


Giroud yang menjadi ujung tombak Chelsea sudah mengemas 10 gol. Mantan pemain Arsenal itu tercatat selalu mencetak gol di semua fase. Pada fase grup, Giroud membobol gawang BATE, PAOK, dan Videoton. 


Pada babak 32 besar, Giroud mencetak gol ke gawang Malmo. Selanjutnya pemain yang kerap menjadi target man itu membobol gawang Dynamo Kyiv pada perdelapan final sebelum menyarangkan bola ke gawang Slavia Praha di babak perempat final. BERITA BOLA


Top Skor Liga Europa: Giroud dan Incaran Madrid Bersaing

Giroud kini hanya unggul dua gol saja dari Wissam Ben Yedder, Moanes Dabour, dan Luka Jovic. Ben Yedder dan Dabour dipastikan tidak dapat menambah gol lagi karena klub yang mereka bela telah gugur. 

Jovic bersama Eintracht Frankfurt masih berpeluang menambah gol lagi. Musim ini Jovic cukup subur bersama skuat Die Adler. Selain delapan gol di Liga Europa, pemain 21 tahun itu juga mengoleksi 17 gol di Bundesliga.


Giroud dan Jovic akan beradu tajam pada laga semifinal antara Chelsea dan Eintracht Frankfurt yang akan berlangsung pada 2 dan 9 Mei 2019. BETTING BOLA

Dalam daftar top skor selanjutnya terdapat tiga pemain dengan koleksi lima gol, yakni Fredrik Gulbrandsen, Giovani Lo Celso, dan Sebastien Haller. Dari tiga nama tersebut hanya Haller yang masih berlaga pada babak semifinal.


Kemudian ada sepuluh pemain yang sudah mencetak empat gol, namun hanya Callum Hudson-Odoi, dan Pierre-Emerick Aubameyang yang bisa menambah jumlah gol.

Daftar top skor Liga Europa 2018/2019:

10 gol: 
Olivier Giroud (Chelsea)

8 gol: 
Luka Jovic (Eintracht Frankfurt)
Wissam Ben Yedder (Sevilla)
Muanas Dabour (RB Salzburg)

5 gol: 
Sebastien Haller (Eintracht Frankfurt)
Fredrik Gulbrandsen (RB Salzburg)
Giovani Lo Celso (Real Betis) (nva) UPDATE BOLA
Top Skor Liga Europa: Giroud dan Incaran Madrid Bersaing Top Skor Liga Europa: Giroud dan Incaran Madrid Bersaing Reviewed by anita wijaya on April 19, 2019 Rating: 5

Man United Wajib Cemas Lihat Rekor Kandang Barcelona

April 16, 2019


BERITA UPDATE - Liverpool punya rapor yang lebih bagus ketimbang Manchester United saat menghadapi Barcelona di Liga Champions di Camp Nou jelang leg kedua perempat final, Rabu (17/4) dini hari WIB.

Man United diadang rekor buruk saat bermain dengan Barcelona di Camp Nou. Setan Merah tidak pernah menang di Catalonia dalam tiga pertemuan terakhir di Liga Champions sejak 1994/1995.

Di Grup A musim 1994/1995 Man United kalah 0-4, lalu imbang 3-3 ketika berduel di Grup D musim 1998/1999. Sembilan musim berikutnya The Red Devils kembali gagal menang usai bermain 0-0 di Grup D 2007/2008.


Manchester United tidak sendiri dalam memiliki rapor tak pernah menang melawan Barcelona di Camp Nou. Sejumlah tim asal Inggris juga gagal membawa pulang kemenangan dari markas Barcelona.

Newcastle United, Arsenal, Chelsea, Leeds United, Manchester City, hingga Tottenham Hotspur sama-sama belum pernah merasakan kemenangan di stadion berkapasitas hampir 100 ribu penonton itu sejak musim 1994/1995.


Dikutip dari Daily Mail, di era Liga Champions klub-klub Liga Inggris sudah melakoni 23 pertandingan melawan Barcelona di Camp Nou.

Dari pertandingan-pertandingan tersebut, klub asal Negeri Ratu Elizabeth itu hanya sekali menang, sembilan kali imbang, dan menelan 13 kekalahan.

Satu-satunya kemenangan tersebut hanya milik Liverpool yang mengalahkan Barcelona 2-1 pada babak 16 besar Liga Champions 2006/2007.

Dalam pertandingan itu Barcelona sempat unggul lebih dulu di menit ke-14 melalui gol Deco usai memanfaatkan umpan Gianluca Zambrotta.

Tetapi tim tamu bisa berbalik unggul dan memenangi pertandingan lewat dua gol dari Craig Bellamy di menit 43' dan John Arne Riise di menit ke-74. ARTIS4D

Tidak saja di Liga Champions, The Reds juga menjadi satu-satunya tim Inggris yang bisa menang atas Barcelona di laga tandang di turnamen Eropa lainnya. Liverpool pernah menang 1-0 atas Barcelona di Camp Nou di leg pertama semifinal Piala UEFA 1976 lewat gol John Toshack di menit ke-13. PREDIKSI BOLA .
Man United Wajib Cemas Lihat Rekor Kandang Barcelona Man United Wajib Cemas Lihat Rekor Kandang Barcelona Reviewed by anita wijaya on April 16, 2019 Rating: 5

Perkiraan Susunan Pemain Juventus vs Ajax di Liga Champions

April 16, 2019

ARTIS4D UPDATE - Perkiraan susunan pemain Juventus vs Ajax Amsterdam pada perempat final Liga Champions di Turin, Selasa (16/5) dini hari WIB, diwarnai dengan peluang Paulo Dybala menjadi starter I Bianconeri.

Juventus mengalami krisis pemain jelang melawan Ajax di leg kedua. Kapten tim Giorgio Chiellini yang absen di leg pertama karena cedera lutut, tidak mampu pulih tepat waktu. Penyerang Mario Mandzukic juga dipastikan tidak bisa bermain karena cedera lutut.

Kiper Mattia Perin dan Martin Caceres juga masih dalam daftar pemain cedera. Winger Douglas Costa masih diragukan, sedangkan Juan Cuadrado tidak masuk daftar pemain Juventus di Liga Champions.

Kondisi di atas membuat pelatih Juventus Massimiliano Allegri berpeluang menggunakan formasi 3-5-2 atau 4-3-3. Dikutip dari Football Italia, Allegri berpeluang besar menggunakan 4-3-3 dengan Dybala sebagai penyerang tengah ketimbang Moise Kean yang belakangan sedang on-fire.


Dengan memainkan Dybala, ditambah Cristiano Ronaldo dan Federico Bernardeschi di sayap, Allegri berharap Juventus bisa lebih bagus dalam penguasaan bola dan serangan.

Lini tengah Juventus akan mengandalkan Emre Can, Miralem Pjanic dan Blaise Matuidi. Sementara di belakang ada Joao Cancelo, duet Daniele Rugani dan Leonardo Bonucci, serta Alex Sandro di sisi kiri. UPDATE BOLA

Di kubu Ajax, bek kiri Nicolas Tagliafico absen karena larangan bermain. Pelatih Erik Ten Hag berpeluang memainkan Noussair Mazraoui sebagai pengganti Tagliafico. Gelandang Frenkie De Jong dipastikan bisa bermain meski mengalami cedera paha saat melawan Excelsior, akhir pekan lalu.

Juventus dan Ajax bermain imbang 1-1 pada leg pertama di Amsterdam.


Perkiraan Susunan Pemain Juventus vs Ajax di Leg 2 Perempat Final Liga Champions:

Juventus (4-3-3): Wojciech Szczesny; Joao Cancelo, Leonardo Bonucci, Daniele Rugani, Alex Sandro; Emre Can, Miralem Pjanic, Blaise Matuidi; Federico Bernardeschi, Paulo Dybala, Cristiano Ronaldo

Ajax (4-3-3): Andre Onana; Joel Veltman, Daley Blind, Matthijs De Ligt, Noussair Mazraoui; Frenkie De Jong, Donny van de Beek, Lasse Schone; David Neres, Dusan Tadic, Hakim Ziyech. (artis4d.com)
Perkiraan Susunan Pemain Juventus vs Ajax di Liga Champions Perkiraan Susunan Pemain Juventus vs Ajax di Liga Champions Reviewed by anita wijaya on April 16, 2019 Rating: 5

Perbandingan Gonzalo Higuain dengan Striker Chelsea Lainnya, Siapa Unggul?

January 24, 2019

Berita Update - Gonzalo Higuain sudah resmi jadi striker anyar Chelsea. Dia didatangkan dengan status pinjaman sampai 30 Juni 2019. The Blues memiliki opsi untuk memperpanjang durasi peminjaman hingga 30 Juni 2020 dengan biaya mencapai 18 juta euro, atau membelinya secara permanen dengan 36 juta euro.

Pembelian Higuain ini diwujudkan Chelsea demi menuntaskan masalah mereka di lini depan. Dua striker Chelsea saat ini: Alvaro Morata dan Olivier Giroud dinilai tak mampu membantu Chelsea di laga-laga penting.

Performa Morata dan Giroud memang angin-anginan. Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri sebenarnya sudah sering memberi keduanya kesempatan untuk membuktikan diri, tapi keduanya justru sering membuang peluang.

Itulah alasan utama pembelian Higuain, striker yang pernah moncer bersama Sarri. Lalu, bagaimanakah perbandingan Higuain dengan striker-striker Chelsea itu? Mengutip Sportsmole, baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya !


Gonzalo Higuain
Usia: 31
Rekor Karier (liga): 237 gol dalam 413 pertandingan
Musim ini (liga, AC Milan): 6 gol dalam 15 laga

Higuain pernah menikmati musim paling tajam ketika masih membela Napoli, juga di bawah Maurizio Sarri. Dia mencetak 36 gol dalam 35 laga Serie A 2015/16, jumlah tersebut merupakan rekor terbanyak yang belum lagi dipecahkan.

Baca Juga : Kasus Penggelapan Pajak, Cristiano Ronaldo Dihukum 23 Bulan Penjara

Dia kemudian pindah ke Juventus, mencetak 24 dan 16 gol dalam dua musim terakhir. Sebelumnya, saat masih membela Real Madrid, dia mencetak lebih dari 100 gol di La Liga.

Dia sudah mengoleksi tiga gelar juara La Liga dan dua gelar juara Italia.


Alvaro Morata
Usia: 26
Karier: 56 gol dalam 173 pertandingan
Musim (Chelsea): 5 gol dalam 16 pertandingan

Morata tak pernah tampil konsisten sejak merumput di Stamford Bridge, Juli 2017 silam. Dia berhasil mencetak 11 gol musim lalu, tapi lebih banyak menghabiskan waktu untuk menyembuhkan cedera punggungnya.

Seperti Higuain, sepanjang kariernya dia menjalani musim terbaik di Real Madrid dan Juventus. Dia pernah menjuarai dua gelar Serie A, beberapa piala domestik, dan dua kali gelar Liga Champions.

Morata tampaknya tak akan lama lagi membela Chelsea. Kabarnya, kedatangan Higuain akan mendorongnya pergi ke Atletico Madrid dalam status pinjaman.


Olivier Giroud
Usia: 32
Karier: 155 gol dalam 401 pertandingan
Musim (Chelsea): 1 gol dalam 18 pertandingan

Meski jadi pemain penting bersama Prancis di Piala Dunia 2018 lalu, Olivier Giroud gagal memberi dampak yang signifikan bersama Chelsea. Dia seringkali bermain sebagai pemain pengganti yang beberapa kali jadi penentu kemenangan.

Sayangnya, Giroud tampaknya terlalu akrab dengan bangku cadangan. Dalam 31 penampilannya bersama The Blues, dia hanya jadi starting line-up sebanyak 12 kali.


Michy Batshuayi
Usia: 25
Karier: 80 gol dalam 216 pertandingan
Musim (Valencia): 1 gol dalam 15 pertandingan

Batshuayi selalu jadi pelapis yang setia di bangku cadangan. Saat ini dia tengah menjalani masa pinjaman di Valencia, tapi sekali lagi gagal membuktikan kemampuannya.

Tahun lalu sebenarnya Batshuayi tampil cukup baik bersama Borussia Dortmund di paruh kedua musim Bundesliga, dia membungkus 7 gol dari 10 penampilan di liga. Namun, musim ini dia gagal mengulangi sentuhan magisnya di Valencia.


Tammy Abraham
Usia: 21
Karier: 45 gol dalam 96 pertandingan
Musim (Aston Villa): 17 gol dalam 22 pertandingan

Tammy Abraham merupakan salah satu pemain muda potensial yang dimiliki Chelsea. Dia mampu membuktikan kemampuannya di Championsip musim 2016/17 lalu dengan mencetak 23 gol untuk Bristol City.

Dia kembali mengulangi performa itu musim ini bersama Aston Villa. Meski masih muda, Abraham terbukti sebagai salah satu striker potensial. Berita Update
Perbandingan Gonzalo Higuain dengan Striker Chelsea Lainnya, Siapa Unggul? Perbandingan Gonzalo Higuain dengan Striker Chelsea Lainnya, Siapa Unggul? Reviewed by Wulandari on January 24, 2019 Rating: 5

Kasus Penggelapan Pajak, Cristiano Ronaldo Dihukum 23 Bulan Penjara

January 22, 2019

Berita Update - Saga kasus penggelapan Cristiano Ronaldo nampaknya akan segera berakhir. Pemain Juventus itu mengaku bersalah telah melakukan penggelapan pajak dan menerima hukuman dari hakim yaitu 23 bulan penjara.

Kasus Penggelapan Pajak, Cristiano Ronaldo Dihukum 23 Bulan Penjara Kasus Penggelapan Pajak, Cristiano Ronaldo Dihukum 23 Bulan Penjara Reviewed by Wulandari on January 22, 2019 Rating: 5

Sanchez Bedah Perbedaan Era Solskjaer dengan Mourinho

January 21, 2019

Berita Update - Penyerang Manchester United, Alexis Sanchez, angkat bicara soal situasi yang kini dihadapi oleh timnya. Menurut Sanchez ada beberapa hal berbeda dari era kepelatihan Jose Mourinho dan Ole Gunnar Solskjaer.


Sanchez Bedah Perbedaan Era Solskjaer dengan Mourinho Sanchez Bedah Perbedaan Era Solskjaer dengan Mourinho Reviewed by Wulandari on January 21, 2019 Rating: 5

Klopp Bantah Rumor Liverpool Tertarik Pulangkan Coutinho

January 19, 2019

Berita Update - Jurgen Klopp tak mau berkomentar soal rumor Liverpool yang berminat memulangkan Philippe Coutinho dari Barcelona. Baginya, Coutinho adalah pemain Barca dan segalanya berjalan baik untuk Coutinho di klub tersebut.
Klopp Bantah Rumor Liverpool Tertarik Pulangkan Coutinho Klopp Bantah Rumor Liverpool Tertarik Pulangkan Coutinho Reviewed by Wulandari on January 19, 2019 Rating: 5

Guardiola Sebut Huddersfield Bisa Jadi Masalah Besar untuk Man City !!

January 19, 2019

Berita Update - Bos Manchester City, Pep Guardiola menegaskan lawatan timnya ke markas Huddersfield pada laga lanjutan Premier League 2018/19, Minggu (20/1) besok berpotensi jadi laga yang mengejutkan. Dia juga meyakini timnya harus bekerja keras untuk mencuri tiga poin.

Guardiola Sebut Huddersfield Bisa Jadi Masalah Besar untuk Man City !! Guardiola Sebut Huddersfield Bisa Jadi Masalah Besar untuk Man City !! Reviewed by Wulandari on January 19, 2019 Rating: 5
Image and video hosting by TinyPic
Theme images by lobaaaato. Powered by Blogger.